Fiqh Dasar

Fiqh Dasar
    1. Bab Rukun Islam
    2. Bab Rukun Iman
    3. Bab Makna Lailahailalloh
    4. Bab Tanda-Tanda Baligh
    5. Bab Syarat Bersuci Dengan Batu
    6. Bab Fardu-Fardu Wudu
    7. Bab Denisi Niat
    8. Bab Sunah-Sunah Wudu
    9. Bab Macam-Macam Air
    10. Bab Hal Yang Mewajibkan Mandi
    11. Bab Fardu-Fardu Mandi
    12. Bab Syarat-Syarat Wudu
    13. Bab Hal Yang Membatalkan Wudu
    14. Bab Haram Sebab Hadas
    15. Bab Sebab Diperbolehkan Tayamum
    16. Bab Syarat-Syarat Tayamum
    17. Bab Fardu-Fardu Tayamum
    18. Bab Yang Membatalkan Tayamum
    19. Bab Najis Yang Menjadi Suci
    20. Bab Macam-Macam Najis
    21. Bab Cara Menghilangkan Najis
    22. Bab Haid Dan Nifas
    23. Bab Udzur-Udzur Sholat
    24. Bab Syarat-Syarat Sholat
    25. Bab Rukun-Rukun Sholat
    26. Bab Derajat Niat Sholat
    27. Bab Sunah-Sunah Sholat
    28. Bab Sunah Mengangkat Tangan
    29. Bab Syarat-Syarat Sujud
    30. Bab Waktu-Waktu Sholat
    31. Bab Sebab Disunahkan Sujud Sahwi
    32. Bab Sunah-Sunah Ab'ad
    33. Bab Hal Yang Membatalkan Sholat
    34. Bab Gambaran Jama'ah
    35. Bab Sholat Jama'ah
    36. Bab Musar
    37. Bab Sholat Jum'at
    38. Bab Kewajiban Terhadap Mayit
    39. Bab Zakat
    40. Bab Puasa
  1. Nadzom ini ringkasan kitab safinah. # Menjelaskan masalah fikih ibadah.
  2. Ditulis dengan bahasa Indonesia. # Agar mudah dihafal kita semua.
  3. Ayo kawan kita hafalkan semua. # Tatacara ibadah dalam kitabnya.
  4. Supaya ibadah semakin sempurna. # Sebagai bekal menghadap yang kuasa.
  5. Rukun Islam ada lima bagiannya. # Pertama mengucap dua syahadatnya.
  6. Bersaksi bahwa Allah itu Tuhannya. # Bersaksi Muhammad itu utusan-Nya.
  7. Kedua wajib sholat lima waktunya. # Ketiga zakat jika sudah waktunya.
  8. Keempat wajib menjalankan puasa. # Kelima haji bagi yang berkuasa.
  9. Rukun iman ada enam bagiannya. # Pertama iman pada Allah Ta'ala.
  10. Kedua iman pada malaikat-Nya. # Ketiga iman pada kitab-kitab-Nya.
  11. Keempat iman kepada Rasul-Nya. # Kelima iman pada hari akhir-Nya.
  12. Keenam iman kepada takdir-Nya. # Baik dan buruk dari Allah Ta'ala.
  13. Maknanya lafadz Lailahaillallah. # Tiada sesembahan selain Allah.
  14. Bahwa sesungguhnya Tuhan manusia. # Tiada lain hanya Allah Ta'ala.
  15. Tanda baligh ada tiga bilangannya. # Cukup mengalami hal salah satunya.
  16. Pertama lima belas tahun umurnya. # Untuk laki-laki dan perempuannya.
  17. Kedua mimpi serta keluar mani. # Untuk perempuan juga laki-laki.
  18. Ketiga haid untuk perempuan saja. # Jika telah sembilan tahun umurnya.
  19. Bersuci dengan batu ada syaratnya. # Jumlahnya delapan jangan sampai lupa.
  20. Pertama menggunakan tiga batunya. # Atau satu batu yang tiga sisinya.
  21. Kedua batunya bisa membersihkan. # Tempat keluar najis yang menjijikan.
  22. Ketiga harus belum kering najisnya. # Keempat harus belum pindah najisnya.
  23. Kelima tidak datang baru najisnya. # Keenam tidak berantakan najisnya.
  24. Ketujuh belum kena air najisnya. # Kedelapan harus yang suci batunya.
  25. Fardu wudu ada enam bilangannya. # Yang pertama niat didalam hatinya.
  26. Kedua membasuh seluruh wajahnya. # Yang dibarengkan dengan niat wudunya.
  27. Ketiga membasuh kedua tangannya. # Jangan lupa sampai kedua sikunya.
  28. Keempat mengusap rambut kepalanya. # Rambut yang ada di batas kepalanya.
  29. Kelima membasuh kedua kakinya. # Jangan lupa beserta mata kakinya.
  30. Keenam tertib jangan sampai lupa. # Urutan membasuh anggota wudunya.
  31. Niat itu menyengaja melakukan. # Bersamaan dengan awal pekerjaan.
  32. Tempatnya niat itu ada di hati. # Melafadkan niat itu sunah Nabi.
  33. Waktunya niat selalu dibarengkan. # Bersamaan dengan awal pekerjaan.
  34. Tartib yaitu tidak mendahulukan. # Bagian akhir yang harus di akhirkan.
  35. Sunah wudu ada sepuluh jumlahnya. # Membaca basmalah dipermulaannya.
  36. Kemudian mencuci dua tangannya. # Bersama melafadzkan niat wudunya.
  37. Lalu berkumur membersihkan mulutnya. # Dan menghirup air ke dalam hidungnya.
  38. Menguap seluruh rambut kepalanya. # Juga mengusap kedua telingannya.
  39. Kemudian menyela-nyela jenggotnya. # Juga menyela-nyela tangan kakinya.
  40. Mendahulukan anggota yang kanannya. # Jangan lupa tiga kali basuhannya.
  41. Air itu ada dua bagiannya. # Air sedikit air banyak macamnya.
  42. Air yang sedikit kurang dua kulah. # Air banyak lebih dari dua kulah.
  43. Air sedikit bisa menjadi najis. # Ketika air itu terkena najis.
  44. Berubah atau tak berubah airnya. # Menjadi air mutanajis hukumnya.
  45. Air banyak tidak bisa jadi najis. # Walau airnya sudah terkena najis.
  46. Asal tidak berubah sifat-sifatnya. # Rasa bau warna masih tetap sama.
  47. Hal yang mewajibkan mandi ada enam. # Yang pertama sebab berhubungan badan.
  48. Yang kedua sebab keluarnya mani. # Yang ketiga sebab ada orang mati.
  49. Yang keempat haid yang kelima nifas. # Khusus untuk wanita yang sudah pantas.
  50. Yang keenam sebab habis melahirkan. # Hanya wanita yang bisa merasakan.
  51. Fardu mandi ada dua bilangannya. # Yang pertama niat didalam hatinya.
  52. Kedua meratakan seluruh badan. # Dengan air yang suci dan mensucikan.
  53. Syarat wudu ada sepuluh jumlahnya. # Yang pertama harus Islam agamanya.
  54. Kedua tamyiz sudah nalar akalnya. # Yang ketiga bersih haid juga nifasnya.
  55. Keempat tak ada yang menghalanginya. # Sampainya air ke anggota wudunya.
  56. Yang kelima tidak berubah airnya. # Ketika sampai ke anggota wudunya.
  57. Keenam tau wudu wajib hukumnya. # Agar syah dalam segala ibadahnya.
  58. Ketujuh tidak menyakini fardunya. # Diyakini sebagai sunah-sunahnya.
  59. Yang kedelapan harus suci airnya. # Juga bisa mensucikan yang lainya.
  60. Kesembilan sudah masuk waktu sholat. # Jika wudu untuk melakukan sholat.
  61. Kesepuluh harus berkesinambungan. # Menjadi syarat bagi yang berhalangan.
  62. Dua syarat terhusus daimul hadas. # Teruntuk orang yang selalu berhadas.
  63. Yang membatalkan wudu empat jumlahnya. # Cukup mengalami hal salah satunya.
  64. Pertama sebab keluar sesuatu. # Dari qubul juga duburpun begitu.
  65. Kedua sebab tidur hilang akalnya. # Atau hilang akal sebab yang lainya.
  66. Ketiga sebab bersentuhan kulitnya. # Wanita pria yang besar keduanya.
  67. Tak ada penghalang antar keduanya. # Juga keduanya bukanlah mahromnya.
  68. Yang keempat sebab menyentuh qubulnya. # Dan duburnya dengan telapak tangannya.
  69. Barang siapa telah batal wudunya. # Haram melakukan empat perkarannya.
  70. Yang pertama haram sholat haram thowaf. # Haram menyentuh juga membawa mushaf.
  71. Orang junub orang yang kotor badannya. # Haram melakukan enam perkaranya.
  72. Yang pertama haram sholat haram thowaf. # Haram menyentuh juga membawa mushaf.
  73. Haram berdiam diri didalam masjid. # Jika aman boleh masuk lewat masjid.
  74. Haram membaca lafadz-lafadz Al Quran. # Dengan meniatkan membaca Al Quran.
  75. Haram bagi wanita haid juga nifas. # Melakukan sepuluh hal sudah jelas.
  76. Yang pertama haram sholat haram thowaf. # Haram menyentuh juga membawa mushaf.
  77. Haram berdiam diri didalam masjid. # Jika aman boleh masuk lewat masjid.
  78. Haram membaca lafadz-lafadz Al Quran. # Dengan diniatkan membaca Al Quran.
  79. Haram di talak bagi wanita haid. # Haram puasa bagi wanita haid.
  80. Haram lewat dan masuk kedalam masjid. # Jika memang takut mengotori masjid.
  81. Haram bersenang senang bagi suami. # Anggota bagian pusar lutut istri.
  82. Sebab boleh bertayamum ada tiga. # Berlaku sebagai pengganti wudunya.
  83. Yang pertama karena tak ada air. # Kedua sakit tak bisa kena air.
  84. Ketiga ada hewan dimuliyakan. # Membutuhkan air karna kehausan.
  85. Adapun hewan tidak dimuliyakan. # Jumlahnya enam mari kita sebutkan.
  86. Pertama orang yang meninggalkan sholat. # Karena malas dan tidak mau sholat.
  87. Kedua zinanya yang sudah menikah. # Yaitu terikat pernikahan yang sah.
  88. Ketiga murtad keluar dari Islam. # Dan tidak mau kembali pada Islam.
  89. Keempat orang kafir yang memusuhi. # Kafir ini disebut kafir yang harbi.
  90. Yang kelima anjing yang galak jenisnya. # Keenam babi yang semua jenisnya.
  91. Syarat bertayamum sepuluh jumlahnya. # Yang pertama dengan debu tayamumnya.
  92. Kedua suci mensucikan debunya. # Yang ketiga belum musta'mal debunya.
  93. Keempat tak boleh tercampur debunya. # Dengan tepung ataupun yang sejenisnya.
  94. Yang kelima menyengaja bertayamum. # Mengambil debunya untuk bertanyamum.
  95. Keenam mengusap wajah dan tangannya. # Dengan dua pukulan sudah sempurna.
  96. Ketujuh menghilangkan najisnya. # Kedelapan mencari arah kiblatnya.
  97. Kesembilan sudah masuk waktu sholat. # Jika memang bertayamum untuk sholat.
  98. Kesepuluh bertayamum satu kali. # Hanya untuk kefarduan satu kali.
  99. Fardu tayamum ada lima jumlahnya. # Yang pertama niat didalam hatinya.
  100. Kedua harus memindahkan debunya. # Dari tempat debu menuju wajahnya.
  101. Ketiga mengusap seluruh wajahnya. # Keempat mengusap kedua tangannya.
  102. Kelima tartib antar dua usapan. # Berurutan jangan sampai kelewatan.
  103. Yang membatalkan tayamum ada tiga. # Pertama hal yang membatalkan wudunya.
  104. Kedua murtad keluar dari Islam. # Mengingkari keyakinan orang Islam.
  105. Yang ketiga menyangka adanya air. # Jika tayamum karna tak ada air.
  106. Jika terdapat salah satu darinya. # Maka menjadi batalah tayammunya.
  107. Hal yang jadi suci yang asalnya najis. # Ada tiga mari kita analisis.
  108. Pertama khomer jika menjadi cuka. # Dengan sendirinya tak direka-reka.
  109. Kedua kulit bangkai jika disamak. # Dibersihkan kotorannya yang melekat.
  110. Ketiga sesuatu menjadi hewan. # Yang asal mulanya dari bangkai hewan.
  111. Macam-macam najis tiga bilangannya. # Pertama najis mugholadoh namanya.
  112. Kedua najis mukhoffafah namanya. # Yang ketiga mutawasitoh namanya.
  113. Mugholadhoh itu yang berat najisnya. # Mukhoffafah itu yang ringan najisnya.
  114. Mutawasithoh itu najis yang sedang. # Tidak berat dan juga tidaklah ringan.
  115. Cara menghilangkan najis ada tiga. # Berbeda najisnya berbeda caranya.
  116. Najis mughadoh tujuh basuhannya. # Salah satu dicampur dengan debunya.
  117. Najis mukhoffafah yang ringan caranya. # Cukup dengan mencipratkan air saja.
  118. Najis mutawasithoh dua macamnya. # Yaitu 'ainah hukmiyah rupanya.
  119. Najis 'ainiyah yang ada baunya. # Rasa dan warnanya juga masih ada.
  120. Harus menghilangkan warna bau rasa. # Lalu disiram satu basuhan saja.
  121. Najis hukmiyah yang tak ada baunya. # Rasa dan warnanya sudah tidak ada.
  122. Maka cukuplah langsung dibasuh saja. # Dibasuh dengan satu basuhan saja.
  123. Haid itu darah dari farji wanita. # Bukan sakit tapi kebiasannya.
  124. Masa paling sedikit haidnya wanita. # Tak boleh kurang sehari semalamnya.
  125. Masa paling banyak haidnya wanita. # Tak boleh lebih lima belas harinya.
  126. Sedang umumnya masa haidnya wanita. # Yaitu enam atau tujuh harinya.
  127. Sedikitnya masa sucinya wanita. # Tak kurang dari lima belas harinya.
  128. Umumnya masa suci pada wanita. # Tergantung pada masa haidnya wanita.
  129. Terkadang dua puluh tiga harinya. # Terkadang dua puluh empat harinya.
  130. Tak ada batas masa suci wanita. # Terkadang tak ada haid pada wanita.
  131. Masa paling sedikit nifas wanita. # Yaitu hanyalah satu tetes saja.
  132. Maksimal nifas enam puluh harinya. # Umumnya nifas empat puluh harinya.
  133. Udurnya sholat yaitu ada dua. # Yang pertama tidur yang kedua lupa.
  134. Yaitu tidur yang tidak disengganya. # Dan juga lupa yang tidak sengaja.
  135. Syarat sholat ada delapan jumlahnya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  136. Pertama suci hadas kecil dan besar. # Bersuci dengan wudu dan mandi besar.
  137. Kedua suci badan dan pakaiannya. # Dan tempat sholat suci dari najisnya.
  138. Ketiga harus menutupi aurat. # Keempat juga harus menghadap kiblat.
  139. Kelima harus sudah masuk waktunya. # Keenam tau sholat wajib hukumnya.
  140. Ketujuh tidak menyakini fardunya. # Diyakini sebagai sunah-sunahnya.
  141. Kedelapan menjauhi larangannya. # Yang bisa menyebabkan batal sholatnya.
  142. Hadas itu kotoran yang tak terlihat. # Menjadi penghalang orang untuk sholat.
  143. Macam hadas ada dua bagiannya. # Hadas kecil dan hadas besar rupanya.
  144. Hadas kecil hal yang mewajibkan wudu. # Bisa menjadi suci dengan berwudu.
  145. Hadas besar hal yang mewajibkan mandi. # Dan bisa menjadi suci dengan mandi.
  146. Macam aurat ada dua jumlahnya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  147. Aurat laki-laki dalam sholatnya. # Yaitu antara pusar dan lututnya.
  148. Aurat wanita di dalam sholatnya. # Seluruh badan kecuali wajahnya.
  149. Telapak tangan masih boleh terbuka. # Dan punggung tangan juga boleh terbuka.
  150. Aurat wanita beserta mahromnya. # Yaitu antara pusar dan lututnya.
  151. Aurat wanita beserta wanita. # Juga di antara pusar dan lututnya.
  152. Aurat wanita beserta ajnabi. # Seluruh badan tanpa terkecuali.
  153. Rukun sholat tujuh belas bilangannya. # Yang pertama niat didalam hatinya.
  154. Takbirotul ihram dan juga berdiri. # Bagi orang yang masih mampu berdiri.
  155. Lalu membaca surat Al Fatihahnya. # Beserta syarat juga tasdid-tasdidnya.
  156. Melakukan ruku dan tumaninahnya. # Lalu beritidal dan tumaninahnya.
  157. Melakukan sujud dan tumaninahnya. # Jangan lupa beserta syarat-syaratnya.
  158. Lalu duduk antara dua sujudnya. # Jangan lupa tumaninah didalamnya.
  159. Lalu duduk pada tasyahud ahirnya. # Beserta membaca tasyahud ahirnya.
  160. Lalu membaca sholawat pada Nabi. # Mendoakan rahmat kepada sang Nabi.
  161. Lalu mengucapkan salam yang pertama. # Jangan lupa tartib setiap rukunnya.
  162. Niat itu ada tiga derajatnya. # Pertama niat untuk sholat fardunya.
  163. Wajib menyengaja melakukan sholat. # Wajib menyebutkan kefardun sholat.
  164. Dan wajib menentukan jenis sholatnya. # Subuh duhur 'asyar magrib atau isya.
  165. Niat sholat sunah dua bagianya. # Yang pertama sunah yang ada waktunya.
  166. Wajib menyengaja melakukan sholat. # Juga wajib menentukan jenis sholat.
  167. Sholat sunah yang tidak ada waktunya. # Cukup hanya menyengaja sholat saja.
  168. Sunah sholat ada sepuluh jumlahnya. # Pertama membaca doa iftitahnya.
  169. Membaca keras bacaan ditempatnya. # Membaca lirih juga pada tempatnya.
  170. Membaca surat setelah fatihah. # Dan membaca amin setelah fatihah.
  171. Membaca takbir setiap gerakannya. # Membaca tasbih pada ruku sujudnya.
  172. Duduk iftiros disemua duduknya. # Duduk tawaruk di tasyahud ahirnya.
  173. Yang terahir mengucap salam kedua. # Juga mengusap wajah dengan tangannya.
  174. Sunah mengangkat tangan empat tempatnya. # Sunah mengangkat tangan sampai telinga.
  175. Marilah kita amalkan semuanya. # Agar mendapatkan kesempurnaannya.
  176. Yang pertama sunah mengangkat tanganya. # Saat mengucap takbirotul ihromnya.
  177. Yang kedua sunah mengangkat tangannya. # Ketika hendak melakukan rukunya.
  178. Yang ketiga sunah mengangkat tangannya. # Ketika hendak bangun dari rukunya.
  179. Yang keempat sunah mengangkat tangannya. # Saat bangun dari tasyahud awalnya.
  180. Syarat sujud ada tujuh bilangnya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  181. Pertama sujud dengan anggota sujud. # Mari kita sebutkan anggota sujud.
  182. Kening dan kedua telapak tangannya. # Kedua lutut dan kedua kakinya.
  183. Syarat sujud harus terbuka keningnya. # Juga harus menekankan kepalanya.
  184. Turun hanya untuk melakukan sujud. # Tidak boleh berniat selain sujud.
  185. Tidak boleh sujud diatas sorbannya. # Yang dibawa bergerak dalam sholatnya.
  186. Harus meninggikan bagian pantatnya. # Harus lebih tinggi dari kepalanya.
  187. Sujud harus disertai tumaninah. # Tidak sah sujud jika tak tumaninah.
  188. Waktu-waktu sholat lima bilangannya. # Dhuhur 'asyar magrib isya dan subuhnya.
  189. Awal waktu duhur ketika istiwa. # Bergeser sedikit ke arah baratnya.
  190. Akhir waktu duhur melihat bayangan. # Benda yang telah sama dengan bayangan.
  191. Awal waktu 'asyar melihat bayangan. # Benda lebih panjang dibanding bayangan.
  192. Akhir waktu asyar saat matahari. # Telah sempurna terbenam matahari.
  193. Awal waktu magrib saat matahari. # Telah sempurna terbenam matahari.
  194. Akhir waktu magrib muncul mega merah. # Awal waktu isya muncul mega merah.
  195. Akhir waktu isya terbit fajar sodik. # Awal waktu subuh terbit fajar sodik.
  196. Akhir waktu subuh terbit matahari. # Hingga sempurna terbitnya matahari.
  197. Mega itu ada tiga bagiannya. # Mega merah kuning dan putih rupanya.
  198. Mega merah untuk waktu magrib saja. # Mega kuning putih untuk waktu isya.
  199. Disunahkan mengahirkan sholat isya. # Sampai hilang mega kuning dan putihnya.
  200. Sebab sunah sujud sahwi ada empat. # Sebab meninggalkan sunah-sunah abad.
  201. Melakukan hal yang bisa membatalkan. # Dilakukan dengan tak disengajakan.
  202. Melafadzkan rukun qouli sembarangan. # Tidak pada tempatnya yang ditentukan.
  203. Menambah rukun dengan tidak sengaja. # Menambah rokaat dengan tak sengaja.
  204. Sunah abad ada tujuh bilangannya. # Pertama tasyahud awal dan duduknya.
  205. Membaca sholawat kepada sang Nabi. # Pada tasyahud awal cukup sekali.
  206. Membaca sholawat keluarga Nabi. # Pada tasyahud akhir cukup sekali.
  207. Lalu qunut juga berdirinya qunut. # Juga sholawat Nabi di dalam qunut.
  208. Hal yang membatalkan sholat empat belas. # Yang pertama sebab kedatangan hadas.
  209. Kedua sebab kejatuhan najisnya. # Ketika tidak dibuang seketika.
  210. Ketiga sebab terbuka auratnya. # Ketika tidak ditutup seketika.
  211. Keempat berbicara dengan sengaja. # Kelima makan minum dengan sengaja.
  212. Yang keenam bergerak tiga gerakan. # Dengan gerakan yang berkesinambungan.
  213. Yang ketujuh melompat yang berlebihan. # Kedelapan memukul yang berlebihan.
  214. Kesembilan yang membatalkan sholatnya. # Menambah rukun sholat dengan sengaja.
  215. Kesepuluh mendahului imamnya. # Sebanyak dua rukun dengan sengaja.
  216. Kesebelas tertinggal dari imamnya. # Sebanyak dua rukun dengan sengaja.
  217. Dua belas yang membatalkan sholatnya. # Yaitu berniat memutus sholatnya.
  218. Tiga belas yang membatalkan sholatnya. # Menggantungkan niat memutus sholatnya.
  219. Empat belas ragu di dalam niatnya. # Ragu batal atau tidaklah sholatnya.
  220. Syarat berjamaah sebelas jumlahnya. # Tidak mengetahui batal imamnya.
  221. Tak menyakini qodo pada imamnya. # Bukan seorang makmum diri imamnya.
  222. Dan imam tidak merusak bacaannya. # Merusak yang sampai merubah maknanya.
  223. Tidak mendahului tempatnya imam. # Mengetahui pindah gerakan imam.
  224. Imam dan makmum berkumpul dalam masjid. # Atau diluar tak jauh dari masjid.
  225. Niat bermakmum mengikuti imamnya. # Sama gerakan dengan sholat imamnya.
  226. Macam-macam jamaah dan gambarannya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  227. Makmum laki-laki pada laki-laki. # Makmum perempuan pada laki-laki.
  228. Makmum perempuan pada perempuan. # Itu semua sesuai peraturan.
  229. Tetapi jika dibalik keadaan. # Maka tidak sah menurut peraturan.
  230. Musafir itu orang yang bepergian. # Sedang melakukan perjalanan panjang.
  231. Delapan puluh lima kilo jaraknya. # Bukan karna maksiat perjalanannya.
  232. Bagi musafir boleh menjamak sholat. # Musafir juga boleh mengqosor sholat.
  233. Jamak itu mengumpulkan dua sholat. # Qosor itu meringkas rokaat sholat.
  234. Jamak itu ada dua bagiannya. # Jamak taqdim dan tahir itu jenisnya.
  235. Syarat jamak taqdim itu ada dua. # Niat menjamak pada sholat pertama.
  236. Mualah diantara dua sholatnya. # Bersambung tidak diselingi lainya.
  237. Syarat jamak ta'hir itu ada dua. # Niat jamak takhir di sholat pertama.
  238. Masih perjalanan dan langgeng udzurnya. # Sampai datang waktu sholat yang kedua.
  239. Syarat qosor ada tiga bilangannya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  240. Mengetahui qosor boleh hukumnya. # Niat qosor di takbirotul ihromnya.
  241. Qosor sholat hanya yang empat rakaat. # Tidak boleh selain empat rakaat.
  242. Syarat sahnya mendirikan sholat jumat. # Jumlahnya enam tidak boleh terlewat.
  243. Harus dilakukan pada waktu duhur. # Tidak boleh diselain waktu duhur.
  244. Harus dilakukan dengan berjamaah. # Dan harus empat puluh orang jamaah.
  245. Dilakukan pada suatu daerah. # Dan harus didahului dua khutbah.
  246. Syarat khutbah ada sepuluh jumlahnya. # Pertama harus suci dua hadasnya.
  247. Suci dari najis badan pakaiannya. # Juga tempatnya suci dari najisnya.
  248. Menutup aurat juga menghadap kiblat. # Lalu duduk diantara dua khutbah.
  249. Seperti tumaninah didalam sholat. # Lebih lama dari tumaninah sholat.
  250. Menggunakan bahasa arab khutbahnya. # Pada setiap rukun-rukun khutbahnya.
  251. Berkesinambungan antar dua khutbah. # Juga antara sholat dan dua khutbah.
  252. Rukun khutbah ada lima bilangannya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  253. Yang pertama memuji Allah Ta'ala. # Pada khutbah yang pertama dan kedua.
  254. Membaca sholawat beserta salamnya. # Pada khutbah yang pertama dan kedua.
  255. Berwasiat untuk selalu bertakwa. # Pada khutbah yang pertama dan kedua.
  256. Membaca salah satu ayat qurannya. # Pada khutbah pertama atau kedua.
  257. Mendoakan kaum muslimin muslimat. # Pada khutbah yang kedua dengan hikmat.
  258. Kewajiban terhadap orang meninggal. # Jumlahnya empat tidak boleh ditinggal.
  259. Wajib ini wajib kifayah namanya. # Cukup salah satu yang melakukannya.
  260. Yang pertama wajib memandikan mayit. # Yang kedua wajib mengkafani mayit.
  261. Yang ketiga wajib mensholati mayit. # Yang keempat wajib menguburkan mayit.
  262. Zakat itu haqiqatnya membersihkan. # Dari harta kita yang berkelebihan.
  263. Zakat adalah harta yang ditentukan. # Untuk mustahiq yang sudah ditentukan.
  264. Juga waktunya yang sudah ditentukan. # Nisob haul juga sudah ditentukan.
  265. Muzaki orang yang memberikan zakat. # Mustahiq orang yang menerima zakat.
  266. Mustahiq ada delapan golongannya. # Marilah kita sebutkan semuanya.
  267. Faqir miskin amil ghorim dan mualaf. # Ibnu sabil sabilillah dan mukatab.
  268. Harta yang wajib dikeluarkan zakat. # Ada enam macam secara sepakat.
  269. Hewan ternak itu wajib dizakati. # Jika nisob haul sudah terpenuhi.
  270. Emas perak juga wajib dizakati. # Jika nisob haul sudah terpenuhi.
  271. Makanan yang pokok wajib dizakati. # Jika nisob haul sudah terpenuhi.
  272. Dan harta dagangan wajib dizakati. # Jika nisob dan haul sudah terpenuhi.
  273. Harta rikaz dan juga barang tambangnya. # Juga wajib dizakati seketika.
  274. Puasa secara bahasa menahan. # Secara hukum syara' juga menahan.
  275. Menahan dari semua hawa nafsunya. # Dari hal yang membatalkan puasanya.
  276. Dimulai dari terbit matahari. # Sampai sempurna terbenam matahari.
  277. Diawali niat di malam harinya. # Juga disunahkan sahur sebelumnya.
  278. Syarat wajib puasa lima jumlahnya. # Islam baligh berakal sehat badannya.
  279. Kuat berpuasa sepanjang harinya. # Bukan sebagai musafir statusnya.
  280. Syarat sah puasa lima bilangannya. # Islam baligh berakal suci badannya.
  281. Dari haid nifas untuk para wanita. # Dan harus tau ketentuan puasa.
  282. Rukun puasa ada dua jumlahnya. # Pertama niat pada malam harinya.
  283. Lalu menjauhi hal yang membatalkan. # Terhadap puasa yang dilaksanakan.
  284. Yang membatalkan puasa ada lima. # Masuknya benda kelubang manusia.
  285. Jika disengaja masuk kedalamnya. # Masuk kedalam batas lubang dalamnya.
  286. Lubang manusia sembilan jumlahnya. # Qubul dubur mulut kedua telinga.
  287. Kedua mata dan kedua hidungnya. # Semua bisa membatalkan puasa.
  288. Sebab murtad juga batal puasanya. # Sebab gila juga batal puasanya.
  289. Haid nifas juga membatalkan puasa. # Melahirkan juga batalkan puasa.
  290. Hukum Islam ada lima bagiannya. # Wajib sunah mubah makruh dan haramnya.
  291. Wajib itu dilakukan berpahala. # Jika ditinggalkan mendapatkan dosa.
  292. Sunah itu dilakukan berpahala. # Jika ditinggalkan tidaklah mengapa.
  293. Mubah itu dilakukan tak mengapa. # Jika ditinggalkan juga tak mengapa.
  294. Makruh itu dilakukan tak mengapa. # Jika ditinggalkan mendapat pahala.
  295. Haram itu dilakukan dapat dosa. # Jika ditinggalkan mendapat pahala.
  296. Telah usai nadzom terjemah safina. # Sedikit diringkas agar lebih mudah.
  297. Semoga mendapat kemanfaatannya. # Bagi penulis pembaca penghafalnya.
  298. Semoga Allah menyelamatkan kita. # Dari riya yang meleburkan pahala.
  299. Semoga Allah memberikan ampunan. # Terhadap dosa yang telah dilakukan.
  300. Semoga Allah mengampuni dosaku. # Juga dosa orang tua dan guruku.